Oleh: sutardjo70 | Oktober 6, 2008

Motivasi, Sarana dan Kesempatan di dalam kehidupan fasilitator

Ini Cerita Teman-teman Fasilitator dilapangan agar menjadi motivasi kepada kita semua sebagai fasilitator yang masih saja berkeluh kesah, mudah-mudahan bisa kiranya kita bahwa kita tidak sendiri

Ketika pulang dari desa dalam pertemuan lembaga saya selalu bertanya, apa yang harus saya lakukan di desa dan selalu dijawab, “Lakukan apa yang kamu ketahui”, itu adalah jawaban dari teman-teman di lembaga. Perubahan saya ini didukung oleh banyak hal yaitu ada kemauan yang kuat untuk berkembang karena melihat teman-teman yang lain lebih maju, lebih pintar dari saya. Di lain pihak teman-teman saya di lembaga sangat kuat dalam mendorong saya untuk maju dan bahkan mereka menantang saya agar berani mengambil langkah yang lebih maju.

Ternyata perubahan yang ada dalam diri saya sangat mendukung kinerjasaya, baik di masyarakat maupun di lembaga.

(Lusia Ghunu, Yayasan Karya Kasih)

Adapun perubahan ini terjadi karena saya mempunyai kemauan untuk meningkatkan kapasitas diri sendiri yang didukung oleh lembaga dan masyarakat yang mau menerima keberadaan saya sendiri kendati penuh dengan keterbatasan.

(Stepanus P Wahana, Pakta Sumba)

Masyarakat tidak lagi hanya sebatas mengerjakan posyandu dan mengurus persatuan pemuda desa atau lingkungannya. Keterlibatan mereka dalam proses Musrembangdes dan Musrembang kecamatan membuat kami semakin bangga, karena mereka mampu menyampaikan aspirasi masyarakatnya. Mereka tidak pernah menuntut gaji atau hadiah, mereka hanya butuh pengakuan atas kerja mereka dan yang paling penting adalah dukungan dan motivasi dari teman-teman LSM dan berbagai pihak untuk sama-sama memperjuangkan hak-hak kaum miskin

dan perempuan.

(Indraningsih, Yayasan Keluarga Sehat Sejahtera Indonesia, Mataram)


Beri tanggapan

Your response:

Kategori