RSS

26 Des

DALAM berfilosofi, orang Jawa seringkali menggunakan unen-unen untuk menata hidup manusia. Makna dari ungkapan-ungkapan Jawa ini seringkali tidak dipahami oleh sebagian besar keturunan etnis Jawa di era modern ini. Maka tidak salah, jika muncul sebutan, “Wong Jowo sing ora njawani”.
Filosofi Jawa dinilai sebagai hal yang kuno dan ketinggalan jaman. Padahal, filosofi leluhur tersebut berlaku terus sepanjang hidup. Warisan budaya pemikiran orang Jawa ini bahkan mampu menambah wawasan kebijaksanaan.
Berikut 10 dari sekian banyak falsafah yang menjadi pedoman hidup orang Jawa.
1. Urip Iku Urup
Hidup itu Nyala, Hidup itu hendaknya memberi manfaat bagi orang lain disekitar kita, semakin besar manfaat yang bisa kita berikan tentu akan lebih baik.

2. Memayu Hayuning Bawana, Ambrasta dur Hangkara
Manusia hidup di dunia harus mengusahakan keselamatan, kebahagiaan dan kesejahteraan; serta memberantas sifat angkara murka, serakah dan tamak.
3. Sura Dira Jaya Jayaningrat, Lebur Dening Pangastuti
segala sifat keras hati, picik, angkara murka, hanya bisa dikalahkan dengan sikap bijak, lembut hati dan sabar.
4. Ngluruk Tanpa Bala, Menang Tanpa Ngasorake, Sekti Tanpa Aji-Aji, Sugih Tanpa Bandha
Berjuang tanpa perlu membawa massa. Menang tanpa merendahkan atau mempermalukan. Berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kekuatan,kekayaan atau keturunan. Kaya tanpa didasari kebendaan.

5. Datan Serik Lamun Ketaman, Datan Susah Lamun Kelangan
Jangan gampang sakit hati manakala musibah menimpa diri. Jangan sedih manakala kehilangan sesuatu.
6. Aja Gumunan, Aja Getunan, Aja Kagetan, Aja Aleman
Jangan mudah terheran-heran. Jangan mudah menyesal. Jangan mudah terkejut-kejut. Jangan mudah ngambeg, jangan manja.
7. Aja Ketungkul Marang Kalungguhan, Kadonyan lan Kemareman
Janganlah terobsesi atau terkungkung oleh keinginan untuk memperoleh kedudukan, kebendaan dan kepuasan duniawi.
8. Aja Kuminter Mundak Keblinger, Aja Cidra Mundak Cilaka
Jangan merasa paling pandai agar tidak salah arah. Jangan suka berbuat curang agar tidak celaka.
9. Aja Milik Barang Kang Melok, Aja Mangro Mundak Kendo
Jangan tergiur oleh hal-hal yang tampak mewah, cantik, indah; Jangan berfikir mendua agar tidak kendor niat dan kendor semangat.
10. Aja Adigang, Adigung, Adiguna
Jangan sok kuasa, sok besar, sok sakti.
(Diantika PW/CN27)

 

Tentang sutardjo70

PEMERHATI PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DESA DAN KELEMBAGAAN Nama Saya Sutardjo Prawira Sanmustama, Cucu dari Mbah Sanmustama Guru Ilmu Langka " Kejawen " Bapak saya Satidjan seorang Pensiunan gol rendah pendekan rendah tapi saya Bangga Beliau jadi asisten Ahli wong Jerman di PINDAD pada masanya, Ibuku Tarwiyah seorang ibu yang penuh Doa untuk Anaknya Saya sudah Berkeluarga Anak Satu Bernama Muhammad Arya Prawira Utama, Isteri saya seorang Guru Honorer bernama N. Atus Susilawati. Saya Wong Jowo yang Lahir di Bandung, dan oleh kalangan keluarga dipanggil Mas Joe namun Masyarakat memanggil mang Ojo, itulah sebutan sayang saya. kalangan Birokrat Menyebut Saya Aktivis dan Konsultan Katanya. Apapun sebutan Nama Saya Sutardjo Orang yang Haus Keadilan dan Idealisme demi Perubahan Perbaikan Untuk Masyarakat yang Terpinggirkan Saya Alumni Institut Pertanian Bogor Fakultas Peternakan Jurusan Ilmu Nutrisi dan Makanan Ternak dengan IP 2 koma Allhamdulilah, kalau Zaman sekarang IP nya tinggi-tinggi yang ??? Tapi mohon maaf apa kemampuannya juga tinggi untuk masyarakat dan negara ini. Atau malah jadi Budak/kroco Perusahaan/BUMD/BUMN????? atau jadi budak pekerja inlander, atau kita bisa hidup dengan potensi diri dan lingkungan kita. Tinggal saya di gubuk sederhana di Perum Rancaekek Kencana Blok V Jl. Suplier VI No 20 Rancaekek Bandung Sekarang Bekerja membantu Pemerintah Daerah Kabupaten Sukabumi dalam Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Kelembagaan. Berikut Lembaga-lembaga yang kami mediasi dan fasilitasi 1. Paguyuban Pedagang Kaki Lima Cibadak 2. Barisan Kader Desa (BARIKADE ) 3. Forum Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa ( KPMD ) PNPM 4. Koperasi Sukamaju 5. Dewan Budaya Sunda ( Dalam Perintisan ) 6. Pasukan Sakabumi ( Pasukan Peduli Lingkungan untuk sosialisasi Perdes Lingkungan ) 7. Forum UPK ( Unit Pengelola Kegiatan ) PNPM 8. Komunitas Pemuda Goa Siluman 9. Komunitas Pelaku Pemberdayaan Sukabumi ( KOMPPAS ) 10. Koperasi Tembakau Majalengka Bagi Teman-Teman Praktisi Pemberdayaan baik yang Praktisi Bayaran atau Praktisi Relawan, saya sangat senang jika kita membuka Komunikasi demi perubahan perbaikan masyarakat kita Ke depan OK Demikian Sekilat Info Diri, mohon maaf atas Kejujuran yang menyakitkan sebagian yang membaca info diri saya. supaya lebih mengenal saya sedalam-dalamnya tapa kebohongan. Trims
Leave a comment

Posted by pada Desember 26, 2011 in WACANA

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.